Selasa, 01 Februari 2011

MENYAYANGI FAQIR MISKIN

Suatu ketika selepas melaksanakan solat subuh sayidina Umar bin Khatab memperhatikan gerak langkah kaki seseorang yang tak lain ialah khalifah sayidina Abu Bakar Sidiq ra. Berjalan menyusuri semak belukar disekitar pepohonan kurma beliau memasuki sebuah rumah tua yang di dalamnya dihuni oleh seorang nenek. Berpikir sejenak sayidina Umar bin Khatab ra, di dalam memperhatikan gerak langkah sayidina Abu Bakar Sidiq ra. Ada apa gerangan yang membuat sayidina Abu Bakar Sidiq ra berpagi-pagi menyambangi rumah yang bukan saudara, kerabat, ataupun sanak famili Beberapa saat setelah beranjaknya Abu Bakar Sidiq ra dari rumah tersebut dihampirilah nenek tersebut untuk menanyakan beberapa hal tentang kedatangan Abu Bakar Sidiq ra ke rumahnya. Nenek itu menegaskan ia datang ke tempatku ini hanya untuk mengurus kebutuhanku seperti memasakan makanan untukku, menyapu rumahku dan memberikan bantuan berupa segala sesuatu yang dibutuhkan olehku. Bercucuran air mata  Umar bin Khatab ra, sungguh mulia sifat sang khalifah Abu Bakar Sidiq ra. Aku merasa terbebani dengan tanggung jawab yang begitu berat.